Siapa yang masih ingat dial-up? Tahukah Anda bahwa DSL masih ada hingga sekarang? Faktanya, ada beberapa cara lain yang digunakan pelanggan untuk terhubung ke Internet. Beberapa mungkin belum begitu dikenal, tetapi semuanya dapat menjalankan fungsinya dengan cara masing-masing. Dalam bagian pertama dari seri blog ini, James Donovan memberikan ringkasan tentang tiga teknologi yang digunakan oleh operator untuk menyediakan layanan broadband.
Saya bangga bekerja di CommScope, sebuah perusahaan yang membantu operator menyediakan layanan broadband di seluruh dunia. Layanan broadband ini membantu konsumen tetap terhubung, yang penting untuk banyak hal seperti perdagangan, komunikasi, dan pendidikan.
Ada banyak cara bagi pelanggan untuk terhubung ke dunia luar. Dalam serangkaian blog, saya akan menjelajahi enam pilihan teknologi dasar untuk menyediakan layanan broadband ke pelanggan akhir. Blog pertama ini akan membahas tiga teknologi: DSL, satelit, dan nirkabel (wireless).
Digital Subscriber Line (DSL) – Sampai Kapan Bertahan?
Digital Subscriber Line (DSL) adalah teknologi paling matang dalam hal penerimaan awal, standarisasi, dan penggunaannya. Teknologi ini menyediakan akses Internet dengan mentransmisikan data digital melalui jaringan telepon lokal. DSL dasar membutuhkan pembangunan jaringan serat optik (fiber) ke suatu node atau terminal yang dekat dengan pelanggan. Dari node tersebut, koneksi tembaga twisted-pair disambungkan ke kabel tembaga yang sudah ada di rumah pelanggan.
Keuntungan:
- Biaya per pelanggan biasanya lebih rendah dibandingkan teknologi pesaing karena memanfaatkan kabel tembaga yang sudah ada.
- Sekitar 80% pembangunan di area brownfield di dunia memiliki kabel tembaga twisted-pair.
Kekurangan:
- Untuk memberikan bandwidth yang lebih besar, node harus dipindahkan lebih dekat ke pelanggan.
- Peralatan elektronik yang berada di luar ruangan membuat jaringan rentan terhadap bencana alam.
- Pada akhirnya, DSL akan mencapai batas kapasitas dan tidak mampu menyediakan bandwidth yang cukup — sehingga perlu dilakukan peningkatan teknologi besar-besaran.
Satelit – Tidak Perlu Infrastruktur
Meskipun tidak selalu termasuk dalam teknologi telekomunikasi populer, satelit dapat menyediakan media untuk transmisi video dan data sebagai pesaing langsung operator televisi kabel.
Keuntungan:
- Mencakup area yang luas tanpa perlu infrastruktur besar.
- Menyediakan layanan ke daerah terpencil yang kurang atau bahkan tidak terlayani oleh media lain.
Kekurangan:
- Transmisi upstream dan downstream tidak seimbang — unduhan biasanya lebih cepat daripada unggahan.
- Transmisi rentan terhadap kondisi cuaca dan gangguan lain yang dapat menyebabkan gangguan layanan dalam waktu lama.
Nirkabel – Tetap Butuh Serat Optik
Teknologi nirkabel menyediakan cakupan luas untuk banyak orang dan perangkat. Setiap jaringan nirkabel didukung oleh jaringan backhaul (penghubung utama) berbasis kabel serat optik. Salah satu perbedaan utama antara jaringan nirkabel dan jaringan fiber-to-the-home/node adalah tidak adanya rasio satu banding satu antara pengguna dan penyedia layanan. Untuk mengurangi kemacetan, penyedia layanan nirkabel memasang lebih banyak antena yang memerlukan daya dan konektivitas serat optik.
Keuntungan:
- Alih-alih memiliki saluran khusus antara pelanggan dan node, banyak pengguna nirkabel cukup mengakses jaringan dan menggunakan bandwidth yang tersedia.
Kekurangan:
- Terlalu banyak pengguna dapat menyebabkan masalah dalam ketersediaan dan kualitas layanan.
- Untuk menyediakan bandwidth yang lebih tinggi, perlu lebih banyak antena atau pengurangan area cakupan.
Dalam blog saya berikutnya, saya akan membahas tiga teknologi terakhir yang digunakan oleh operator untuk menyediakan layanan broadband kepada pelanggannya.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan commscope indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi commscope.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
