Enam Cara untuk Menyediakan Layanan Broadband: Bagian 2

Ada satu kata yang harus diketahui setiap pelanggan broadband—konektivitas. Bukan sekadar kata, tapi sudah menjadi gaya hidup. Konektivitas membantu pelanggan untuk belajar, hiburan, dan berkomunikasi. Ada berbagai cara pelanggan tetap terhubung. Dalam bagian kedua sekaligus penutup dari seri blog James Donovan ini, ia merangkum tiga teknologi terakhir yang digunakan operator untuk menyediakan layanan broadband.

Konsumen mengakses internet dengan berbagai cara. Dalam blog sebelumnya, saya telah membahas tiga teknologi broadband dasar yang digunakan konsumen—DSL, satelit, dan nirkabel. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung pada lokasi dan cakupan operator.

Dalam blog ini, saya akan menjelaskan tiga pilihan teknologi terakhir untuk penyediaan layanan broadband hingga ke pelanggan akhir: G.fast, DOCSIS, dan serat optik (optical fiber).

G.fast – Pendatang Baru di Dunia Tembaga

G.fast adalah teknologi akses yang dikembangkan untuk memperpanjang umur jaringan tembaga dengan kecepatan hingga lebih dari satu Gigabit. Teknologi ini ditujukan untuk wilayah brownfield sebagai alternatif serat optik, dengan memanfaatkan infrastruktur tembaga yang sudah ada di rumah-rumah dan bangunan lainnya.

Keuntungan:

  • Alternatif dari biaya yang lebih tinggi dan peluncuran yang lebih lambat dari serat optik di wilayah brownfield
  • Implementasi cepat dan pengembalian investasi yang relatif cepat

Kekurangan:

  • Jarak terbatas; peralatan G.fast harus ditempatkan dekat dengan pengguna akhir untuk menghasilkan bandwidth sebesar 1 Gbps
  • Crosstalk (interferensi antar saluran) memengaruhi performa; tanpa teknologi vectoring (pembatalan kebisingan), kecepatan G.fast dapat sangat menurun

Meski demikian, dengan kemampuannya mencapai kecepatan Gigabit, G.fast menjadi teknologi yang layak untuk penyedia layanan yang ingin meningkatkan bandwidth di lingkungan brownfield.

DOCSIS® – Siap Bersaing

DOCSIS (Data Over Cable Service Interface Specification) adalah standar telekomunikasi internasional yang digunakan oleh banyak operator TV kabel untuk menyediakan layanan data berkecepatan tinggi atau internet melalui infrastruktur hybrid fiber-coaxial (HFC). Seperti DSL, serat optik ditarik hingga ke node, lalu sinyal ditransmisikan ke kabel koaksial dan diteruskan langsung ke rumah pelanggan.

Keuntungan:

  • Dengan rilis standar Gigabit untuk DOCSIS, teknologi ini sudah memenuhi kebutuhan bandwidth masa kini
  • Di beberapa wilayah, teknologi ini lebih tahan terhadap bencana alam karena node terpasang di atas tanah, misalnya di tiang listrik

Kekurangan:

  • Sumber daya listrik dibutuhkan di jaringan luar (outside plant)
  • Tetap berbasis tembaga, sehingga memiliki batasan bandwidth yang melekat

Dengan populernya layanan TV kabel premium serta bundling layanan video, data, dan telepon, DOCSIS diperkirakan akan terus membantu operator kabel tetap kompetitif—selama masih bisa memenuhi tuntutan bandwidth yang terus meningkat.

Serat Optik – Potensi Bandwidth yang Nyaris Tak Terbatas

Serat optik masih merupakan teknologi terbaik dalam hal kemampuan menyampaikan bandwidth yang nyaris tanpa batas. Dengan perencanaan yang tepat, begitu penyedia layanan membangun jaringan serat optik, kapasitas bandwidth-nya bisa mencukupi untuk seratus tahun ke depan. Ini menjadikan serat optik sebagai pilihan utama untuk wilayah greenfield, dan juga pertimbangan besar di banyak wilayah brownfield yang mulai mencapai batasan teknologi saat ini.

Keuntungan:

  • Tidak membutuhkan daya listrik antara kantor pusat dan pengguna akhir
  • Bandwidth yang nyaris tanpa batas — dibatasi hanya oleh arsitektur yang dipilih dan kemampuan migrasi ke teknologi optik yang lebih baru
  • Keandalan tinggi
  • Jalur migrasi teknologi yang mudah untuk pembaruan perangkat dan sistem

Kekurangan:

  • Biaya lebih tinggi untuk pembangunan di wilayah brownfield
  • Waktu implementasi lebih lama
  • Pengembalian investasi lebih lambat
  • Tantangan dalam menjangkau populasi yang tersebar atau di pedesaan

Tak peduli model penyebaran atau jenis konektivitasnya, CommScope menawarkan berbagai solusi untuk memenuhi kebutuhan broadband operator. Permintaan terhadap bandwidth terus meningkat setiap hari, dan operator tahu bahwa mereka harus terus menyediakan kecepatan dan keandalan yang diharapkan oleh pelanggan mereka.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan commscope indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi commscope.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!