Meskipun polusi dan kabut asap, orang-orang di India bermigrasi ke kota-kota besar dalam jumlah yang sangat besar. Apa yang menarik? Dalam blog ini, Kiran Katariya dari CommScope menjelaskan bahwa koneksi dengan dunia luar lah yang membuat kota menjadi lebih menarik.
Jika tren urbanisasi terbaru di India dipercaya, orang-orang akan ingin menetap di atmosfer kota, meskipun mereka akan lebih padat dengan tingkat emisi karbon yang lebih tinggi. Alasan terbesar untuk ini adalah karena ada lebih banyak peluang untuk kemakmuran manusia di dalam dan sekitar kota-kota tersebut.
Orang-orang telah lama membangun kota dengan perpaduan antara keterampilan dan teknologi. Namun baru-baru ini, kita dapat menggunakan perangkat lunak dan perangkat untuk memantau dan mengatur kota secara waktu nyata. Internet of Things (IoT) meningkatkan penetrasi konektivitas di lingkungan perkotaan, mulai dari rumah dan mobil hingga tempat sampah dan lampu LED di kantor.
Hubungan SMART & SMACT
Kota pintar didefinisikan sebagai kota yang mengadopsi solusi yang dapat diskalakan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guna meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas hidup. Dari perangkat di tangan Anda, di kendaraan yang Anda kendarai, di sekolah tempat Anda belajar, hingga tempat umum yang Anda kunjungi, data akan memberdayakan Anda setiap saat, didorong oleh aplikasi yang diaktifkan oleh TIK.
Konsep SMACT (Social, Mobile, Analytics, Cloud, and Things) telah menjadi gaya hidup warga kota. Hal ini menghasilkan lebih banyak data, yang memerlukan lebih banyak bandwidth Internet dan pada akhirnya lebih banyak konektivitas.
Peluang untuk Solusi TIK
Perpindahan ke kota-kota yang disertai dengan layanan yang diaktifkan menjadikan gedung cerdas salah satu aspek penting dalam pertimbangan perencanaan. Konvergensi adalah kunci untuk memanfaatkan dua atau lebih teknologi dalam satu perangkat atau sistem. Konvergensi tidak lagi terbatas pada komputer dan jaringan kantor saja. Ini adalah kemampuan Internet untuk bertindak sebagai dasar tunggal untuk berbagai layanan yang sebelumnya memiliki platform, protokol, dan infrastruktur fisik yang terpisah.
Hal ini mengundang berbagai aplikasi baru, platform, arsitektur desain, dan media konektivitas fisik, seperti LAN perusahaan, broadband tetap dan nirkabel, FTTH, 4G, Wi-Fi, sensor, OT & IT, pengawasan, manajemen energi, dan banyak lagi.
Dampak pada Konektivitas Fisik
Baik kabel maupun nirkabel, koneksi ini perlu mendukung berbagai aplikasi (Wi-Fi 802.11 ac wave 2, 4 Pair PoE / PoE++, 10GBASE-T, NBASE-T, dll.) dengan kemampuan untuk berkomunikasi dengan perangkat IP generasi berikutnya dan Internet of Things. Tren ini mendukung penggunaan kabel tembaga di gedung cerdas dengan menggunakan Kategori 6A.
Automatisasi dalam infrastruktur TI menambah “kecerdasan” dan sangat penting untuk menjadi proaktif serta memberikan kontrol yang lebih baik, dokumentasi yang mudah, dan manajemen aset TI yang efisien. AIM, TIA 606-B, misalnya, meletakkan dasar bagi infrastruktur cerdas dan memberi manajer TI kontrol penuh atas jaringan mereka.
Kita hidup di era fiber-to-the-everywhere (FTTx) untuk mendukung layanan kota pintar. Penerapannya di gedung komersial dikenal sebagai O-LAN atau POL (passive optical LAN) yang memanfaatkan keuntungan fiber untuk bandwidth yang lebih tinggi dan jarak yang lebih panjang. Saran untuk memilih O-LAN akan didasarkan pada pertimbangan kebutuhan bisnis yang disengaja dan pemahaman tentang struktur dan tata letak bangunan, dll. Penghematan energi dan keberlanjutan lingkungan dari POL, di sisi lain, menjadikannya salah satu kontributor utama bagi bangunan hijau.
Pada akhirnya, kita semua adalah bagian dari jaringan yang dapat memiliki dampak besar pada pilihan ekonomi. Konektivitaslah yang perlu cukup cerdas untuk membuat semua informasi tersedia di mana saja, kapan saja. Konektivitas ini juga perlu tersedia dengan kecepatan yang terus meningkat agar dapat disimpan, diproses, dianalisis, dan dikomunikasikan kembali untuk memenuhi tujuan sesungguhnya dari kota pintar.
Layanan apa saja di kota pintar, atau SMACT, yang Anda tunggu untuk diterapkan?
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan commscope indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi commscope.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
