Perkembangan signifikan terkait OM5 semakin memposisikan jenis serat ini sebagai pilihan unggul untuk instalasi multimode. Matias Peluffo dari CommScope menjabarkan perubahan yang baru-baru ini diadopsi di tingkat ISO/IEC dalam blog ini.
Jenis serat wideband multimode OM5 kini mendapatkan dorongan besar dalam penggunaannya di gedung-gedung dan pusat data, berkat sejumlah perkembangan penting baru-baru ini.
Pada 16 Maret, Shortwave Wavelength Division Multi-Source Agreement Group (SWDM MSA) mengumumkan pembentukan konsorsium industri untuk mendefinisikan spesifikasi optik dan mempromosikan adopsi standar SWDM (Shortwave Wavelength Division Multiplexing) untuk digunakan di aplikasi pusat data dan kampus perusahaan dengan menggunakan serat multimode dupleks. Grup ini juga merilis dua standar pertama mereka, yang mendefinisikan spesifikasi optik untuk SWDM empat panjang gelombang guna mentransmisikan sinyal Ethernet 40 Gb/s dan 100 Gb/s (masing-masing “40 GE SWDM4” dan “100 GE SWDM4”).
OM5 memberikan keunggulan signifikan dibandingkan serat OM3 dan OM4 generasi sebelumnya untuk mendukung aplikasi SWDM. Ke depannya, teknologi SWDM berpotensi dimanfaatkan untuk lalu lintas Ethernet 200, 400, dan bahkan 800 Gb/s pada serat multimode.
LIHAT JUGA: Masa depan multimode punya nama — dan itu adalah OM5
Selain itu, pada 24 Maret, Komite IEC menyetujui Committee Draft for Vote (CDV) untuk spesifikasi serat yang mencakup wideband multimode fiber (IEC 60793-2-10 ed.6), tanpa adanya suara penolakan dari komite nasional mana pun. Dokumen ini akan langsung masuk ke tahap publikasi dan melewati proses Final Draft International Standard (FDIS). Persetujuan CDV ini adalah tonggak terakhir yang dibutuhkan agar OM5 mendapat dukungan penuh dalam standar ISO/IEC 11801-1 yang akan datang. Dukungan industri yang kuat terhadap OM5 terlihat dari cepatnya dokumen ini melewati semua tahap pengembangan hanya dalam dua proses voting dalam waktu kurang dari satu tahun.
Sementara itu, dalam pertemuan TIA bulan lalu, subkomite TR-42.12 (yang membahas serat dan kabel) menyetujui usulan untuk mengasosiasikan warna hijau limau (lime) dengan WBMMF (Wideband Multimode Fiber). Usulan ini membuka proyek baru TIA-598-D-2 (tambahan) untuk mengakomodasi warna jaket lime sebagai warna resmi untuk WBMMF (TIA-492AAAE, OM5), termasuk memperbarui tabel warna jaket dan spesifikasi lainnya yang berkaitan.
Semua perkembangan ini merupakan faktor kunci dalam penerimaan pasar terhadap OM5 dan berbagai aplikasinya. Konvergensi antara aplikasi dan spesifikasi infrastruktur kabel untuk OM5 terus bergerak cepat, menjadikan OM5 sebagai pilihan ideal untuk instalasi multimode generasi terbaru.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan commscope indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi commscope.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
